Perlu Dibaca Sebelum Membaca Artikel

Sejak awal sebelum blog ini saya buat saya menyadari akan banyak menimbulkan kontroversi dan polemik tentang materi dan content yang ada didalamnya, karena banyak kalangan yang pasti akan mengklaim bahwa blog ini menyebarkan dan memprogandakan ajaran yang berbau bid’ah, khurafat, musyrik, syirik yang bertentangan dengan Al-qur’an, Al hadist dan Sunnah Rasul. Perlu saya sampaikan disini bahwa saya juga seorang muslim yang mengakui rukun Iman maupun rukun Islam, Saya juga berpegang berpedoman pada Al-qur’an, Al hadist dan Sunah Rasul, Saya juga melaksanakan Ibadah Sholat Wajib, Sholat Sunnah, Puasa Ramadhan, Puasa Sunah Senin-Kamis dll, Setiap akhir Ramadhon saya juga selalu membayar Zakat, Infak dan Shodaqoh dan Insya Allah kalo diberikan kelebihan Rizki akan melaksanakan ibadah Haji sebagaimana yang dilaksanakan oleh kaum muslimin lainnya. Saya hanyalah hamba Allah yang dhohir penuh dengan kebodohan dan ketidaktahuan, karenanya setiap masukan sumbang saran, pertanyaan, kritik dan komentar selalu saya nantikan, dan Insya Allah akan saya respon degan sebaik mungkin sebatas pengetahuan yang saya miliki. "Semua Isi Conten di Blog Ini Hanyalah Wacana Pengetahuan"

AJI PENGENDEPAN

| Kamis, 14 April 2011 | |
Aji Pengendepan ini merupakan ajian yang
memiliki kegunaan untuk kewibawaan,
sehingga siapa saja yang melihat pemilik ajian
ini menjadi hormat, tunduk, segan dan takut.
Bukan itu saja, suara pemilik ajian ini bagaikan
suaranya petir sebanyak seribu. Makanya kalau
membentak orang, yang dibentaknya bisa
gemetar.

Agar pembaca tidak penasaran, berikut ini kami
cantumkan manteranya aji Pengendepan,
berikut lakunya :

Bismillaahirrohmaanirrohiim
Allohumma gunung geni pengadegku
Gelap sewu suwaraku
Rep sirep singo deleng mating aku

Lakunya :
- Di puasai puasa Biasa selama 2 hari. Dan
sebelumnya mandi keramas terlebih dahulu
pada hari pertama puasa.
- Selama puasa pada tengah malam Anda
shalat Taubat, shalat Hajat Khusus, dilanjutkan
silsilah dan membaca manteranya sebanyak
121 x.
- Selama puasa setelah selesai shalat lima
waktu manteranya dibaca sebanyak 7 x. Dan
setelah selesai puasanya setelah selesai shalat
lima waktu manteranya dibaca sebanyak 3 x
saja secara istiqomah. Kalau ingin
menggunakan baca manteranya sebanyak 3 x
sambil melihat orang yang dituju.

0 komentar:

Poskan Komentar

Yang Mau Ramal Jodoh Saya Persilahkan...!!